}); KORSUB Menggelar Konferensi Pers di LBH Medan Terkait Capim KPK - KAPITANEWS

KORSUB Menggelar Konferensi Pers di LBH Medan Terkait Capim KPK


Kapitanews.com, Medan- Koalisi Rakyat Sumatera Utara Bersih (Korsub) menggelar Konferensi Pers di kantor LBH Kota Medan Kamis (29/8). Konferensi Pers tersebut mengenai hal seleksi calon pimpinan KPK Periode 2019-2023.

Jumat lalu (23/8/19) Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK telah menentukan 20 nama terpilih untuk mengikuti seleksi tahap lanjut. Namun dari hasil seleksi penilain profil tersebut terdapat beberapa calon yang disebut belum melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara, memiliki catatan rekam jejak yang tidak sesuai dengan kriteria, dan tidak memenuhi harapan publik terhadap pimpinan KPK ke depan.

Dalam Konferensi Pers tersebut, Koalisi Rakyat  Sumatera Utara Bersih (Korsub) menuntut 4 sikap sebagai berikut :

Pertama, Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK Periode 2019 – 2023 untuk pro aktif mengikuti kaidah hukum terkait kriteria Pimpinan KPK, yakni Pasal 29 Huruf (K) Undang-Undang 30 Tahun 2002 yang mana menyebutkan bahwa untuk dapat diangkat sebagai Pimpinan KPK, harus mengumumkan Laporan Harta Kekayaan sesuai perundang-undangan yang berlaku. Sehingga harapan kami tidak lagi terdapat nama-nama Calon Pimpinan KPK yang tidak mengumumkan LHKPN namun masih diserahakan oleh Pansel KPK kepada Presiden Republik Indonesia.

Kedua, Panita Seleksi Calon Pimpinan KPK Periode 2019-2023 mendengarkan aspirasi publik dan tidak anti kritik terhadap tanggapan dan masukan masyarakat atas Calon Pimpinan KPK yang telah diumumkan. Karena masukan dari publik tersebut sangat berkaitan dengan hal yang  dipersyaratkan oleh Perundang-undangan (Pasal 29 Huruf G UU No 30 Tahun 2002) dimana Capim KPK merupakan seorang yang benar ; cakap, jujur, memiliki integritas moral yang tinggi, dan memiliki reputasi yang baik ; sehingga tidak akan tersandera oleh permasalahan di masa lalu, dan mampu menjaga independensinya dari kepentingan siapapun.

Ketiga, Panita seleksi agar lebih proaktif terhadap keresahan yang diungkap oleh tokoh tokoh publik seperti Buya Syafii Maarif, Sinta Nuriyah (Istri Presiden R.I ke-4) Busyro Muqoddas dalam hal rekam jejak Calon Pimpinan KPK. Sehingga calon yang memiliki potensi conflict of interst, dugaan pelanggaran etika dan punya sikap moril yang bertentangan dengan semangat anti korupsi tidak diberi ruang dalam nama nama yang akan diserahkan kepada Presiden Republik Indonesia.

Keempat, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, bersikap tegas dalam agenda pemberantasan korupsi, tidak menyerahkan sepenuhnya hasil penilaian kepada panitia seleksi. Lebih lanjut memunda pengumuman nama nama Calon Pimpinan KPK dan melakukan evaluasi terhadap Panitia Seleksi Pimpinan KPK 2019-2023. Sehingga hasil seleksi Pimpinan KPK nantinya bukanlah orang -orang yang tidak sesuai dengan ekspektasi publik, karena akan berdampak pada menurunnya kepercayaan publik kepada KPK. yang mana akhirnya berdampak secara simultan terhadap upaya Pelemahan KPK.

Terakhir kami bersepakat bahwa kualitas dan Integritas dari pimpinan KPK nantinya akan mempengaruhi kinerja KPK secara kelembagaan untuk melakukan pemberantasan korupsi di Indonesia dan khususnya di daerah-daerah termasuk Sumatera Utara. Yang sampai saat ini masih menjadi Provinsi yang paling banyak terjadi kasus korupsi. Sehingga kami sangat berhadap Pimpinan KPK jilid V adalah sosok yang cakap, jujur, memiliki integritas moral yang tinggi, dan memiliki reputasi yang baik. (nhy)

Share on WhatsApp

VIP Redaksi KAPITAnews.com

Situs Berita Online
https://www.kapitanews.com/
"Pusat Berita Terpercaya"
Ph:0853-7100-0720

0 komentar:

Posting Komentar