}); Andre : Lemahnya Deteksi Dini yang dimiliki Intelijen - KAPITANEWS

Andre : Lemahnya Deteksi Dini yang dimiliki Intelijen




Kapitanews. Com-Sumatera Utara. Ledakan diduga Bom bunuh diri terjadi di lingkungan Kantin Mapolresta Medan, Sumatera Utara pada hari rabu pagi (13/11). Aksi Bom ini harus di respon serius oleh pemerintah dengan membuat kebijakan strategis.

Ledakan itu dikabarkan menewaskan satu orang yang diduga sebagai pelaku. Ledakan itu juga membuat masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi menjadi heboh. Polisi langsung melakukan menutup areal lokasi kejadian.

Koordinator Leppami Wilayah I Sumatera Utara-Aceh saat di wawancarai di sebuah Restaurant di Medan bahwa, aksi terorisme adalah sebuah kejahatan luar biasa yang tidak ada ampunannya. 

"Bahwa Intelijen gagal mendeteksi Adanya Teror Bom Di Polrestabes Medan, maka dari itu saya meminta agar masalah terorisme harus diusut tuntas dan di musnahkan sampai ke akar-akarnya, ujar Andre selaku Korwil Leppami I".

Terkait pelaku bom bunuh diri, Andre meminta agar menginvestigasi lebih dalam lagi. Penggunaan identitas Ojek Online adalah modus baru dalam sistem serangan terorisme di Indonesia. Bisa saja, pelaku hanya mendapat orderan barang dan diminta mengantar barang ke lokasi. 


"Polri Harus mencermati hal ini dengan serius dan sigap. Melihat harus adanya upaya penanggulangan bencana teroris. Polri dibawah kepemimpinan idham aziz harus lebih menguatkan lini sistem deteksi dini, baik deteksi dini dari jajaran densus 88, intelijen kepolisian maupun Bareskrim",Ujar Andre Pada Saat Lagi Makan Malam. 
Share on WhatsApp

VIP Redaksi KAPITAnews.com

Situs Berita Online
https://www.kapitanews.com/
"Pusat Berita Terpercaya"
Ph:0853-7100-0720

0 komentar:

Posting Komentar