}); Camat Percut Paksa Dusun 2 Jadi Dusun 5 - KAPITANEWS

Camat Percut Paksa Dusun 2 Jadi Dusun 5

KapitaNews.com. Deli Serdang. Pemberitaan, (desa fiktif tak ada warga berdomisili) di Desa Medan Estate menjadi perhatian serius pihak Kecamatan Percut Sei Tuan. Camat Percut Sei Tuan Khairul Azman Harahap merasa gerah dengan pemberitaan tersebut. 
Salasa (4/12/2019) sore kemarin, camat didampingi Sekretaris Desa Medan Estate Rusmiati, para perangkat desa, para kepala dusun Desa Medan Estate  dan para wartawan tampak meninjau lokasi dusun yang disebut-sebut sebagai ‘dusun hantu’ itu.

Di lokasi itu, camat beserta rombongan meninjau sebuah makam tuan syeh yang berada di kawasan tersebut dan menyebutkan lokasi tersebut berada di dusun 5.
Selanjutnya rombongan camat juga meninjau kawasan rumah kos-kosan sebanyak 52 pintu milik warga yang bernama Ragat dan mengklaim bahwa kawasan tempat kos-kosan tersebut juga berada di dusun 5.
Kepada para wartawan, Camat Percut Sei Tuan Khairul Azman Harahap membantah adanya pemberitaan yang menyebut bahwa Dusun 5 Desa Medan Estate adalah ‘dusun hantu’ yang tidak ada warga berdomisili di kawasan dusun tersebut. “Di dusun 5 ini ada warga yang berdomisili,” katanya.
Tetapi pernyataan Camat Percut Sei Tuan yang mengklaim baberapa kawasan yang disebut sebagai dusun 5 membuat warga di kawasan itu heran. 
Jpeg
“Saya baru kemarin tahu kalau rumahku dan tempat kos-kosanku ini adalah dusun 5. Aku dikasi tahu sama rombongan camat yang kemarin datang, ada tentaranya juga kulihat. Setahu aku ini dusun 2. Katanya dusun 2 ini sampai ke bercelona sana,” ujar Ibu Ragat (61) pemilik 52 pintu rumah kos-kosan saat dijumpai  Rabu (5/12/2019).
Ibu Ragat merasa heran dengan rombongan Camat Percut Sei Tuan yang datang ke kawasan rumah kos-kosannya dan mengklaim kawasan itu dari dusun 2 menjadi dusun 5.  “Setahu aku, rumahku dan tempat kos-kosanku ini adalah dusun 2,  kepala dusunnya Sundari,” ucap Ibu Ragat lagi.
Sementara itu Kepala Dusun 2 Desa Medan Estate  Sundari saat ditemui Rabu (4/12/2019) di warung kopi tempat usahanya di Dusun 2 Desa Medan Estate mengatakan sebagai perangkat desa dirinya tetap mendukung pernyataan Camat Percut Sei Tuan soal wilayah dusun 5. 
“Saya tidak keberatan Pak, karena peta dari BPS memang wilayah yang ditinjau camat kemarin itu memang dusun 5,” ujar Sundari.
Sementara itu Ketua LKMD Desa Medan Estate Indra Surya Nasution mengatakan Camat Percut Sei Tuan jangan asal sebut kalau wilayah yang ditinjau itu adalah dusun 5.

“Makam tuan syeh yang ditinjau camat kemarin itu adalah dusun 2 bukan dusun 5, sekolah Cinta Budaya/Congwen itu dusun 2, tempat kos-kosan milik ibu Ragat itu adalah dusun 2, semua tahu kalau semua itu adalah dusun 2. Dusun 5 itu adalah tanah kosong yang ditembok keliling dan tidak ada warga.yang tinggal di sana.” jelas Indra.
Sebagai Ketua LKMD Desa Medan Estate, Indra menyayangkan kinerja Camat dan pihak pemerintahan desa.
” Kenapa saya tidak diundang dalam peninjauan dusun yang disebut dusun 5 tersebut, jadi saya bisa bertemu untuk saling argumen dalam pertemuan itu, semua tahu kalau dusun lima itu tidak ada penghuninya dan kepala dusun 5 sudah mengakui kalau di dusunnya itu tidak ada warga yang tinggal di sana,” tandasnya
Sebelumnya Sekretaris Desa Medan Estate Rusmiati saat dikonfirmasi Eksisnews.com beberapa waktu lalu menyebutkan ada enam orang warga Dusun 5 tersebut, tetapi sudah berdomisili di wilayah dusun yang lain. 
“Ada enam orang warga di sana, silakan saja kalau itu dibilang ‘dusun hantu’,” tutupnya.
Share on WhatsApp

VIP Redaksi KAPITAnews.com

Situs Berita Online
https://www.kapitanews.com/
"Pusat Berita Terpercaya"
Ph:0853-7100-0720

0 komentar:

Posting Komentar