}); Dosen Institut Kesehatan Helvetia Lakukan Edukasi Gizi Kurang di Yayasan Budi Agung Medan - KAPITANEWS

Dosen Institut Kesehatan Helvetia Lakukan Edukasi Gizi Kurang di Yayasan Budi Agung Medan


Kapitanews.com-Medan; Masalah yang sering terjadi pada anak dan remaja yaitu gizi kurang dalam jangka panjang akan berdampak pada Stunting, ini dapat menimbulkan dampak penurunan fungsi kognitif, penurunan fungsi kekebalan tubuh, dan gangguan sistem metabolism tubuh yang pada akhirnya dapat menimbulkan risiko penyakit degeneratif, seperti diabetes mellitus, jantung koroner, hipertensi, dan obesitas.

Oleh karena itu, pencegahan dan penanganan stunting menjadi salah satu prioritas nasional guna mewujudkan cita-cita bersama yaitu menciptakan manusia Indonesia yang tinggi, sehat, cerdas, dan berkualitas hal ini di sampaikan Siti Aisyah,SST.,M.K.M yang merupakan  Dosen Prodi  D3 Kebidanan Institut Kesehatan Helvetia Medan dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Yayasan  Budi Agung Medan tahun 2021

Kegiatan ini juga salah satu tri darma perguruan tinggi dengan cara memberikan Edukasi atau penyuluhan tentang Pencegahan Masalah Gizi Kurang Pada Anak Sekolah dan Remaja di Yayasan Budi Agung Medan Tahun 2021 tambah Siti Aisyah,SST.,M.K.M  Selaku Ketua PKM di dampingi Aida Fitria, SST, M.Kes dan Fitri Winanda 

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dilaksanakan pada hari  Selasa, 25 Mei 2021 mendapat dukungan dari Kepala Sekolah Yayasan  Budi Agung Medan beliau sangat mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut dan mereka mengusulkan agar kegiatan ini dilaksanakan secara berkesinambungan, karna sangat membantu dalam meningkatkan pengetahuan anak sekolah dan remaja dalam melakukan pencegahan terhadap masalah gizi dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan sarapan pagi sebelum berangkat sekolah, untuk mencegah terjadinya gangguan kesehatan selama mengikuti pembelajaran disekolah.

Remaja Kurus atau Kurang Energi ProteinRemaja yang kurus atau kurang energi kronis bisa disebabkan karena kurang asupan zat gizi, baik karena alasan ekonomi maupun alasan psikososial seperti misalnya penampilan. Kondisi remaja KEK meningkatkan risiko berbagai penyakit infeksi dan gangguan hormonal yang berdampak buruk di kesehatan. KEK sebenarnya dapat dicegah dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang.

Pola makan remaja yang kurang baik berupa tidak selalu sarapan, kurang mengonsumsi serat sayur buah dan sering mengkonsumsi makanan berpenyedap. Selain itu, remaja juga cenderung menerapkan pola sedentary life, sehingga kurang melakukan aktifitas fisik. Hal-hal ini meningkatkan risiko seseorang menjadi gemuk, overweight, bahkan obesitas.

Cara pencegahan yang dianjurkan agar gizi pada remaja tetap seimbang serta kesehatan tetap terjaga yaitu dengan memantau perkembangan status gizi remaja dengan memeriksakannya ke dokter atau ahli gizi, mengecek kondisi kesehatan anak secara berkala. Jika status gizi anaktidak kunjung membaik atau semakin parah, perawatan intensif di rumah sakit mungkin jadi pilihan selanjutnya guna memulihkan kebutuhan nutrisi remaja.Memperbaiki pola makandengan pilihan makanan kaya nutrisi setiap harinya, mencoba dan memakan anjuran makanan yang dapat membantu memulihkan kondisi tubuh, menjaga jumlah kalori yang dikonsumsi agar selalu sehat dan bergizi.Mengonsumsin suplemenvitamin dan mineral, baik untuk menjaga agar asupan gizi pada remaja tetap seimbang. Selain itu juga bermanfaat agar nafsu makannya meningkat. menjaga pola hidup sehat pada anak dimulai dari lingkungan.

Diet yang tidak sehat lebih sering dialami remaja yang kelebihan berat badan, atau bahkan dengan berat badan normal, yang ibunya lebih fokus pada berat badan anak dibanding kesehatannya.

Terlihat para peserta Para peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Melalui kegiatan ini  pesertadapat meningkatkan pengetahuan tentang makanan yang sehat, pola makan yang baik dan gangguan kesehatan yang diakibatkan karena kekurangan gizi. Para peserta dapat mendeteksi kekurangan zat gizi dirinya melalui Berat badan dengan menggunakan IMT (Indeks Masa Tubuh).

Share on WhatsApp

VIP Redaksi KAPITAnews.com

Situs Berita Online
https://www.kapitanews.com/
"Pusat Berita Terpercaya"
Ph:0853-7100-0720

0 komentar:

Posting Komentar