}); Obob Ginting : Lift Tua di PT. London Sumatera - KAPITANEWS

Obob Ginting : Lift Tua di PT. London Sumatera

Ket Foto : Obob Ginting

Kapitanews.com -Medan- Medan ternyata tidak hanya terkenal dengan kekayaan kuliner maupun duriannya saja. Medan merupakan kota dengan sejuta kenangan masa lampaunya, yang hingga saat ini masih dapat kita lihat dan rasakan. Tidak hanya keunikan sejarahnya yang didirikan oleh Guru Patimpus Sembiring Pelawi sekian ratus tahun lalu. Namun medan juga menyimpan potret megah bangunan-bangunan masa kejayaannya dimasa lalu. 

Mulai dari Istana Maimun, Mesjid Raya, Taman Sri Deli, Rumah Saudagar Tjong A Fie, Kota tua dan banyak lagi bangunan sejarah lainnya yang ada di kota Medan ini.

Semakin jauh kita mengelilingi Kota medan,  maka semakin banyak pula tempat-tempat bersejarah lainnya yang kita temukan.

Suatu keberuntungan bagi saya secara pribadi, disela-sela persiapan menuju Festival Seni Taman Kolaborasi Medan Berkah kemarin. Saya diberikan kesempatan dan kehormatan bisa mengunjungi gedung PT. London Sumatera Indonesia ini, Gedung ini sering disebut juga dengan Gedung Juliana. Saat didirikan, gedung ini milik , Harrison & Crossfield sebuah perusahan perkebunan Inggris. Yang lebih hebat, Gedung Harrison & Crossfield di London , desainnya justru menjiplak gedung cabangnya yang di Medan ini. 

Awalnya PT. London Sumatera adalah perusahaan Inggris murni, namun sekitar tahun 2005 beralih menjadi perusahaan swasta Indonesia. Dan pada tahun 2000 gedung Lonsum diberi Anugerah Pelestarian oleh Badan Warisan Sumatera, karena menjaga gedung bersejarah ini dengan sangat baik. Saat masuk kedalam gedung Lonsum ini, suasana Medan tempo dulunya semakin terasa. 

Ternyata digedung ini ada lift tertua yang ada di Medan Indonesia yang dimiliki oleh PT London Sumatera Indonesia Tbk. yang ternyata hingga saat ini masih digunakan dan dirawat dengan baik ditempat ini. Lift asal negara Ratu Elizabeth ini telah beroperasi sejak tahun 1908 di Gedung London Sumatera (Lonsum), yang terletak di Jalan Jendral Ahmad Yani, Medan, Sumatera Utara. Yang berhadapan langsung dengan lapangan Merdeka Medan.

Lift yang berbentuk bujur sangkar dengan sentuhan seni art deco ini masih digunakan didalam gedung ini untuk bekerja.

Saat saya berbincang-bincang dengan petugas Lift ini pak Iwan serta petugas keamanan gedung Pak sofian. Pak iwan menceritakan, Lift ini cukup tua, namun lift ini sangat aman serta sangat dipelihara dengan baik, saya bertugas mengurusi lift dan juga mengawasi keselamatan orang yang naik lift ini. Secara pribadi, tugas ini menjadi kebanggan pribadi buat saya, sebab bisa bekerja menjalankan lift yang bersejarah didunia, tutur beliau.

Lift berarsiktektur tempo dulu ini sangat unik. Pintu lift masih menggunakan jeruji besi berwarna hitam pekat, berukuran kurang lebih 1,5 meter persegi dan dihiasi kayu. Kini lift tersebut sudah berumur kurang lebih 115 tahun.

Untuk bisa mengunjungi Lift bersejarah ini, ada aturan khusus yang harus kita taati sebelum melakukan kunjungan. Harus ada surat ijin untuk bisa masuk kedalamnya, jika ijin disetujui maka anda boleh masuk kedalam dengan catatan melakukan penelitian. 

Dan dalam kondisi Pandemi saat sekarang ini, kita benar-benar menjalankan protokoler kesehatan saat masuk kedalam, mulai dari mencuci tangan, cek suhu tubuh dan menggunakan masker. 

Berbicara tentang medan Tempo dulu, tidaklah ada habisnya, masih banyak yang harus kita kunjungi lagi, mari kita mencintai kota ini, mencintai sejarahnya dan juga budayanya. Ikuti zamanmu, jangan tinggalkan budayamu. (red) 

Share on WhatsApp

VIP Redaksi KAPITAnews.com

Situs Berita Online
https://www.kapitanews.com/
"Pusat Berita Terpercaya"
Ph:0853-7100-0720

0 komentar:

Posting Komentar