}); 100 tahun NU: Muncul nya Mujaddid, Habib Lutfi Yahya Rois Aam PBNU - KAPITANEWS

100 tahun NU: Muncul nya Mujaddid, Habib Lutfi Yahya Rois Aam PBNU

 

Ket Foto : Tamrin Harahap Wakil Ketua PW GP Ansor Sumut

إِنَّ اللهَ يَبْعَثُ لِهَذِهِ الْأُمَّةِ عَلَى رَأْسِ كُلِّ مِائَةِ سَنَةٍ مَنْ يُجَدِّدُ لَهَا دِينَهَا

Rasulullah Saw bersabda: “Sesungguhnya Allah mengutus untuk umat ini, pada setiap akhir seratus tahun, orang yang memperbaharui untuk umat agama mereka” (HR Abu Dawud no. 4291)

Dalam hitungan Hijriyah, Nahdlatul Ulama (NU) resmi berdiri pada 16 Rajab 1344 H (atau bertepatan dengan 31 Januari 1926). Kalau kita konversi 100 tahun kemudian: 16 Rajab 1444 H itu bertepatan dengan 6 Februari 2023. Artinya, dalam hitungan Hjjriyah, kurang dari 15 bulan lagi NU akan memasuki usia 100 tahun.

Patut disyukuri oleh kita semua karena tidak sembarang organisasi bisa bertahan sampai usia 1 abad, lengkap dengan berbagai pengabdian dan kontribusinya. Dalam konteks ini, hadits Nabi di atas sangat relevan kita simak.

Di Muktamar NU ke 34 ini kita berharap ada sosok ulama yang memiliki kharismatik dan keilmuan yang mumpunin untuk menjadikan NU lebih bermarwah, sosok yang oatriotik dan okuralis serta sosok yang sangat dicintai masyarakat, mengahargai semua orang serta menghormati perbedaan yang ada di negeri ini, sosok itu ada pada Habib Lutfi Yahya.

Habib Lutfi Yahya

Besar harapan warga Nahdliyyin agar beliau bersedia untuk menjadi Rois Aam di PBNU menjelang 1 abad NU. Harapan ini juga disampaikan oleh tokoh muda GP Ansor Sumut Tamrin Harahap, Tamrin melihat ada kesejukan pada diri Habib Lutfi Yahya untuk membuat NU ini lebih damai dan bermarwah. 

Tamrin juga melihat Habib Lutfi bisa diterima semua kalangan baik warga nahdliyiin maupun dari seluruh elemen masyarakat dan keyakinan lainnya yang ada negri ini. Kami berdoa semoga Habib Lutfi Yahya diridhoi Allah Swt menjadi Rois Aam PBNU menuju 1 abad.

Perjuangan NU dalam masa 100 tahun pertamanya bercirikan ringkasan atau Mukhtashar dari berbagai lembaran tradisi keilmuan berdasarkan ajaran & teladan Hadratus Syekh Hasyim Asy’ari, maka seratus tahun kedua NU nanti kita membutuhkan syarah yang panjang lebar kira-kira setebal 20 jilid al-Hawi al-Kabir dan 21 jilid Nihayah. Di sini kita memasuki era “wal akhzu bil jadidil ashlah”.

Tamrin Harahap berpendapat Mujaddid NU bukan sekedar sosok, tapi bercirikan dua hal. Pertama, kepemimpinan kolektif yang kokoh dan kompak dengan orang-orang terbaik dalam berbagai bidang berbeda yang masuk dalam kepengurusan PBNU. Ini namanya Mujaddid jama’i.

Kedua, sistem organisasi yang diperbarui dan cocok untuk menghadapi tantangan dan perubahan sosial di abad kedua NU. Muktamar harus menghasilkan road map dan blue print menuju Abad kedua NU. Tamrin berpandangan hal ini bisa terjadi karena sosok itu ada pada Habib Lutfi Yahya maka harapan besar Habib menjadi Rois Aam PBNU menuju 1 abad NU ucap Tamrin harahap Wakil Ketua PW GP Ansor Sumatera Utara. (red)

Share on WhatsApp

VIP Redaksi KAPITAnews.com

Situs Berita Online
https://www.kapitanews.com/
"Pusat Berita Terpercaya"
Ph:0853-7100-0720

0 komentar:

Posting Komentar