}); Ketua ISNU Sumut; Upaya Gusmen Wujud Kepedulian Harmonisasi Umat Beragama. - KAPITANEWS

Ketua ISNU Sumut; Upaya Gusmen Wujud Kepedulian Harmonisasi Umat Beragama.

Ket Foto : Ketua ISNU Sumut DR. Nispul Khoiri, M.Ag

Kapitanews.com -Medan- Upaya Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, dalam mewujudkan harmonisasi atar umat beragama di Indonesia terus mendapatkan perlawanan dari kelompok radikal dan intoleran. 

Hal ini disampaikan Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Provinsi Sumatera Utara, Dr. Nispul Khoiri, M.Ag. 

Menurutnya imbauan Menteri Agama terkait penggunaan pengeras suara di rumah ibadah justru disikapi dengan tidak wajar. 

"Kita ambil contoh, niat baik Menteri Agama dalam mengatur suara toa di rumah ibadah untuk tetap menghargai dan mengharmonisasi umat beragama di Indonesia terus mendapatkan penolakan dari beberapa kelompok masyarakat di negeri ini," kata Nispul, Senin (7/3).

Wakil Rektor III UIN Sumut itu membeberkan aksi yang dilakukan sekelompok orang di Mapolda Sumut, Jum'at (25/2) pekan lalu. 

Demo di Depan Mapolda Sumut Diduga Membawa Salah Satu Bendera Ormas Terlarang

Dalam aksi itu tampak massa membawa sejumlah atribut, termasuk bendera yang diduga salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas) yang sudah dibubarkan pemerintah. Bahkan massa turut membawa spanduk bergambar anjing dengan wajah Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas. 

"Kita lihat saja demo di Polda Sumatera Utara untuk mendesak agar Menteri Agama ditangkap karena isu toa masjid. Mereka dengan percaya dirinya mengibarkan salah satu bendera yang diduga milik ormas terlarang yang sudah dibubarkan sesuai Perppu Nomor 2 tahun 2017," tegasnya. 

"Upaya mengharmonisasi antar umat beragama akan terus mendapatkan hambatan dari kelompok kelompok radikalisme dan intoleransi di negeri ini, namun halangan ini bisa kita atasi ketika seluruh masyarakat menyadari betapa pentingnya menjaga persatuan negeri ini dan menolak segala bentuk gerakan radikalisme dan intoleransi di Indonesia. Saya meminta kepada aparat penegak hukum agar tidak lalai dan membiarkan ormas terlarang terus bergerak. Buktinya sudah ada di depan mata kita ketika aksi di Mapolda Sumut," tukasnya. (red)

Share on WhatsApp

VIP Redaksi KAPITAnews.com

Situs Berita Online
https://www.kapitanews.com/
"Pusat Berita Terpercaya"
Ph:0853-7100-0720

0 komentar:

Posting Komentar