}); Medan Harus Bangkitkan Lagi Kuliner Kearifan Lokal - KAPITANEWS

Medan Harus Bangkitkan Lagi Kuliner Kearifan Lokal


Kapitanews.com -Medan-
Beberapa waktu lalu bapak wali kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, S.E., M.M., menyatakan akan menjadikan kota Medan sebagai The Kitchen of Asia di Kesawan City Walk. Serta  dapat menjadikan Medan sebagai Ibu Kota Kuliner Indonesia. 

Hal ini merupakan ide yang sangat besar dan harus kita dukung bersama sebagai masyarakat yang mencintai Medan, kota Paris Van Sumatera. Namun sepertinya ide bapak wali kota Medan yang luar biasa ini, belum dapat terwujud, atau terkesan lamban. 

Apakah karena tidak didukung dengan baik oleh dinas terkait lainnya, atau ada faktor lain hingga menyebabkan ide yang besar ini seperti terlihat terabaikan.

Menurut Ahmad Lutfhi Hutasuhut, S.Sos, MM, Pembina Yayasan Mulki Vokasi Indonesia yang praktisi industrI kreatif Sumatera Utara. The kitchen of Asia  sangat besar dan luas ketika kita berbicara tentang Asia, ada 48 negara didalamnya yang masing- masing memiliki kekayaan kuliner yang juga luar biasa, ini bukan kerja mudah dan juga bukan kerja ringan, bagi bapak walikota Medan. 

 


Belum lagi ada 14 etnis yang ada di kota Medan, yang masing-masing punya kekayaan kuliner yang sangat luar biasa, mulai dari bahan, penggunaan rempah yang banyak serta penyajiannya yang cukup menarik. 

Kuliner kearifan lokal Medan juga tidak kalah dengan kuliner Asia lainnya. Mengapa  kita tidak mengembangkan kuliner kearifan lokal Medan saja terlebih dahulu, dan sepertinya itu lebih menarik. Selaku Pembina Yayasan Mulki Vokasi Indonesia Ahmad Lutfhi, siap mendukung dan memberikan ide serta gagasan untuk mewujudkan kerja besar bapak wali kota Medan menuju Medan kota kuliner kedepan.


Disisi yang sama Alexander Chrisse Ginting Munthe, S.Pd, tenaga pendidik di Yayasan Mulki Vokasi Indonesia yang juga merupakan pemerhati budaya Sumatera Utara. 

Program besar bapak walikota Medan menjadikan Medan sebagai kota kuliner, sudah sangat tepat dan harus didukung penuh oleh setiap pihak terkait, selain itu pemerintah kota Medan semakin memberi ruang dan merangkul pihak-pihak lain, untuk mewujudkan rencana besar ini. 

Agar lebih berupaya untuk mengajak setiap Stakeholder, mulai dari Asosiasi kuliner, kampus dan sekolah pariwisata, budayawan, pelaku kuliner berbasis budaya serta pihak-pihak lainnya. Agar dapat memberi usulan, saran, kepedulian, serta partisipasi masyarakat untuk menciptakan ide besar ini terwujud dan kota medan semakin dirindukan karena kulinernya. 

The kitchen of Asia merupakan hal yang mengikuti kemajuan jaman, namun jangan meninggalkan khasanah budayanya. Kuliner kearifan lokal ini akan menjadi daya tarik tinggi bila dikemas dengan baik dan menjadi sarana melepas rindu rasa dikota Medan nantinya. 

Sebab ada sebuah kutipan mengatakan”dapur adalah jantung dari rumah. Kita berharap kedepan medan menjadi jantung Indonesia karena kekayaan kuliner kearifan lokalnya. (red)

Penulis Alexander Chrisse Ginting Munthe, S.Pd, tenaga pendidik di Yayasan Mulki Vokasi Indonesia yang juga merupakan pemerhati budaya Sumatera Utara. 

Share on WhatsApp

VIP Redaksi KAPITAnews.com

Situs Berita Online
https://www.kapitanews.com/
"Pusat Berita Terpercaya"
Ph:0853-7100-0720

0 komentar:

Posting Komentar