}); Motivasi Kontingen, WR III; Tidak Ada Kekalahan Dalam Sebuah Kompetisi - KAPITANEWS

Motivasi Kontingen, WR III; Tidak Ada Kekalahan Dalam Sebuah Kompetisi


Kontingen UINSU Sedang Bertanding Pada Cabang Olahraga Catur

Kapitanews.com -Bandung-Pekan Olahraga dan Seni ( PESONA) I di UIN Sunan Gunung Jati, Bandung telah dibuka langsung oleh Menteri Agama RI Bapak H Yaqut Cholil Qaumas. Ajang dua tahunan ini berhasil mengantar kesuksesan UIN Sunan Gunung Djati sebagai tuan rumah yang diikuti Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Se-Indonesia sebanyak 62 kontingen terdiri dari 58 PTKIN  dan 4 kontingen PTKN Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI).

Dr. H. Nispul Khoiri, M.Ag, selaku Wakil Rektor III UINSU sekaligus Pimpinan Kontingen UINSU, mengatakan PESONA tidak hanya sebatas membangun dan memperkuat silaturrahim antar PTKIN-PTKN dalam semangat spirit of harmoni, tetapi juga mendorong dan mengangkat potensi prestasi non akademik mahasiswa di lingkungan PTKIN-PTKN Kemenag RI termasuk UINSU sebagai salah satu kontingen. 

"Saya selalu mengatakan tidak ada kekalahan dalam sebuah kompetisi seperti PESONA ini, namun kita membutuhkan belajar banyak, mengevaluasi segala hal, sehingga ke depan akan berhasil lebih baik lagi"

PESONA ini merupakan proses eksplorasi, mengangkat dan sekaligus uji talenta potensi seni dan olahraga yang dimiliki oleh semua mahasiswa PTKIN-PTKN.

Kontingen UINSU Pada Cabang Olahraga Karate

Proses pemberhasilan itu sangat didukung dengan sarana prasarana serta pendukung  lainnya. Selain sarana dan prasarana, proses rekrutmen yang terukur,  pembinaan yang baik, semangat  tinggi, perhatian dan motivasi pimpinan serta dukungan seluruh civitas akademik. Semua unsur ini mutlak menjadi indikator penting kebutuhan dari  sebuah keberhasilan kompetisi sepeti PESONA

Tim Futsal UINSU Sedang Bertanding

UINSU  memiliki potensi besar terhadap prestasi non akademik  yang ada, mengingat jumlah mahasiswa UINSU saat ini  relatif cukup besar telah mencapai 36.000 mahasiswa. 

Saya yakin seluruh potensi seni dan olahraga itu dimiliki oleh mahasiswa kita. Karena itu, UINSU tidak saja mendorong prestasi akademik, tetapi juga sudah saatnya mendorong prestasi non akademik secara maksimal dan sistemik. Segala potensi talenta-talenta seni dan olahraga yang dimiliki mahasiswa harus diangkat, didorong, dibina sehingga melahirkan atlet-atlet berhasil baik pada ajang nasional maupun internasional. 

Ajang PESONA I ini, selain penguatan silaturrahim antara PTKIN-PTKN juga menjadi uji talenta yang ada. Kami selaku pimpinan UINSU memberikan ruang kepada atlet-atlet mahasiswa untuk melihat, merekam dan menjajal talenta yang ada pada PESONA I di Bandung.

 Maka kita bawa dan ikutkan sebanyak 66 atlet pada seluruh cabang olah raga dan seni yang dipertandingkan setelah dilakukan proses rekrutmen dan pembinaan oleh panitia yang ditunjuk UINSU yang diketuai oleh Prof. Dr. Abdurrahman dan kawan-kawan yang telah bekerja maksimal dalam beberapa bulan ini.  

Diinformasikan kontingen UINSU berhasil meraih 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu, pada cabang seni membaca Alquran dan menghapal Alquran (30 juz-10 juz) serta 2 harapan 1 pada cabang olah raga, dari 23 cabang olah raga dan seni yang dipertandingkan. Hasil ini mencapai target yang dicanangkan oleh UINSU Pada Pesona I di UIN Sunan Gunung Jati, Bandung. (red)

Share on WhatsApp

VIP Redaksi KAPITAnews.com

Situs Berita Online
https://www.kapitanews.com/
"Pusat Berita Terpercaya"
Ph:0853-7100-0720

0 komentar:

Posting Komentar