}); HMI dan KAHMI Deliserdang Minta APH Usut Demo Pesantren Tafiz Qur'an di Sibolangit - KAPITANEWS

HMI dan KAHMI Deliserdang Minta APH Usut Demo Pesantren Tafiz Qur'an di Sibolangit

Ketua MD KAHMI Deliserdang Mansyur Hidayat Pasaribu (Nomor dua dari Kanan) Pada Saat Acara KAHMI

Kapitanews.com -Medan- Aksi demo penolakan pesantren Tahfiz Quran di Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang sangat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Bahkan adanya aksi demo dan teror tersebut berdampak pada psikologis dan trauma dialami para santri. 

Hal ini sangat disayangkan terjadi. Kabupaten Deli Serdang dikenal sebagai Kabupaten yang religius dengan masyarakat yang heterogen. 

MD KAHMI Deliserdang, Melalui Ketua Umum Mansyur Hidayat Pasaribu mengatakan tindakan ini patut diselidiki secara tuntas oleh kepolisian.

"Keberadaan rumah tahfidz dimaksud itu tidak berada di lokasi atau jalan yang mengganggu keberadaan masyarakat sekitar, jadi kesannya aneh kalau kemudian ada masyarakat yang menyatakan bahwa keberadaan rumah tahfiz mengganggu atau membuat resah masyarakat".

Lebih lanjut Mansyur mengatakan bahwa isu ini sangat sensitif dan bisa merusak persatuan sesama anak bangsa.

"Isu ini sangat sensitif dan bisa memecah belah persatuan dan kesatuan di antara umat beragama kami berharap agar polisi segera bertindak tegas dan mengusut tuntas kasus penolakan terhadap rumah tahfidz Quran yang ada di Sibolangit, Sebaiknya polisi melakukan penyelidikan terhadap masyarakat yang melakukan demonstrasi penolakan tersebut jangan-jangan mereka yang ikut demo itu justru bukan masyarakat yang ada di sekitar Sibolangit" ujarnya

Kekecewaan yang sama juga dikatakan oleh HMI Cabang Deliserdang.

Mhd. Nashry selaku Ketua Umum HMI Cabang Deli Serdang sangat menyayangkan hal itu terjadi. 

"Deli Serdang sebagai Kabupaten yang religius dan masyarakat heterogen seharusnya kejadian itu tidak boleh terjadi, sangat disayangkan" ungkap Nashry. 

Selain itu, Pemerintah Pemkab Deli Serdang seharusnya mengantisipasi agar tidak terjadi persoalan di tengah-tengah masyarakat seperti kejadian di rumah Tahfiz Quran Sibolangit. 

Nashry mengatakan "Pemerintah Daerah telah gagal dalam menjaga dan mewujudkan kebhinekaan di Kabupaten Deli Serdang, seharusnya permasalahan ini tidak terjadi jika Pemkab benar-benar ingin mewujudkan Kebhinekaan di Deli Serdang" tutupnya. (red)

Share on WhatsApp

VIP Redaksi KAPITAnews.com

Situs Berita Online
https://www.kapitanews.com/
"Pusat Berita Terpercaya"
Ph:0853-7100-0720

0 komentar:

Posting Komentar